Kamis, 26 Mei 2022

INFO SEPUTAR AKSIOMA MTS KAB. KEBUMEN TH 2022

Assalamualaikum, Wr, Wb. 

Hallo semuanya✋, bagaimana kabarnya hari ini? Semoga dalam keadaan sehat dan bahagia ya .... 🙏

Rapat Aksioma yang pertama, hari Selasa, 24 Mei 2022 di MTs N 2 Kebumen, Menghasilkan keputusan terkait cabang Aksioma yang akan diperlombakan dan ditandingkan.

Disusul rapat kedua MGMP PJOK dan Seni budaya, Hari Jum'at 27 Mei 2022 di MTs N 1 Kebumen untuk MGMP PJOK dan MTs N 2 Kebumen untuk MGMP Seni Budaya. Menghasilkan keputusan pendukung 



Rapat Ketiga di MTs N 2 Kebumen, kepala MTs, panitia dan panpel tentang pemnyusunan juknis AKSIOMA
Juknis AKSIOMA MTs Kab. Kebumen Tahun 2022 dapat diunduh disini Rapat keempat di MTs N 1 Kebumen Kepala KKM dan Ketua panitia, Hari Senin, 8 Agustus 2022
Hasil tentang pengunduran jadwal AKSIOMA menjadi Selasa s/d Rabu, 30 s/d 31 Agustus 2022 Surat pengunduran jadwal pelaksanaan aksioma dari KKM dapat diunduh disini Rapat keempat di MTs N 1 Kebumen panitia dan semua panpel, Hari Senin, 8 Agustus 2022 Koordinasi tentang penyesuaian jadwal pelaksanaan AKSIOMA
Undangan rapat koordinasi pengunduran jadwal dapat diunduh disini Hasil rapat, terbitlah surat pemberitahuan penyesuain rundown jadwal pelaksanaan dapat diunduh disini Denah tempat AKSIOMA di MTs N 2 Kebumen
JANGAN LUPA SABTU, 27 AGUSTUS 2022 ACARA TM DI MTS N 2 KEBUMEN Setiap Kontingen hadir jam 09.00 WIB diruang aula MTs N 2 Kebumen dengan membawa surat keterangan sebagai bukti keabsahan, surat keterangan diserahkan kepada masing-masing panpel untuk dicek kebenaran nama dan keikutsertaan. Undangan TM dapat diunduh disini
Twibbon Sukseskan Kegiatan AKSIOMA dapat diunduh disini Palaksanan TM terlaksana dengan lancar, menghasilkan keputusan dan bagan pertandingan sebagai pedoman pelaksanaan AKSIOMA dihari Selasa s.d Kamis 30 s.d 31 Agt 2022
Agenda selanjutnya adalah koordinasi dan persiapan H-1, yang akan dilaksanakan hati Senin, 29 Aguatus 2022

Senin, 08 November 2021

KEGIATAN MGMP PJOK MTs KABUPATEN KEBUMEN

 KEGIATAN MGMP PJOK MTs KABUPATEN KEBUMEN

ROWOKELE, 10 NOVEMBER 2021



PRA ACARA : 

REGISTRASI KEDATANGAN PUKUL 7.30 - 08.00 WIB


SUSUNAN ACARA  PEMBUKAAN :

1. SALAM PEMBUKA PEMBAWA ACARA

2. SAMBUTAN KETUA MGMP

3.SAMBUTAN TAMU DARI PERWAKILAN MGMP PJOK MTS KAB. BANJARNEGARA

4. SAMBUTAN BAPAK KEPALA MTS N 4 KEBUMEN, SEKALIGUS MEMBUKA ACARA

5. DOA

6. PENUTUP


SUSUNAN ACARA  INTI :

1. PENYUSUNAN KISI-KISI DAN SOAL PAS PJOK KELAS 7,8 DAN 9

2. SPARING PATNER CABANG OLAHRAGA VOLI DAN TENIS MEJA

3. FOTO BERSAMA

4. MAKAN SIANG BERSAMA

5. SAYONARA


UNDANGAN MGMP

FOTO DOKUMENTASI 










Jumat, 26 Februari 2021

Juklak UM PJOK MTs 2021

Assalamu'alaikum, Wr, Wb

Salam Olahraga, dibawah ini adalah penjelasan Prosedur ujian madrasah mapel PJOK MTs se-Kabupaten Kebumen, silahkan dipelajari, semoga bermanfaat.


KISI KISI DAN PETUNJUK PELAKSANAAN UM PJOK MTS KABUPATEN KEBUMEN TAHUN PELAJARAN 2020/2021

 

    I.            Kisi-kisi

 

  II.            PETUNJUK PELAKSANAAN PENUGASAN DAN PENILAIAN        

            PRODUK TES BOLAK-BALIK (SHUTTLE RUN)

  

A.     Tes Pengukuran Kelincahan (Shuttle Run)

 

Tes pengukuran kelincahan dilakukan dengan cara melaksanakan tes lari bolak-balik (shuttle run), tes diukur menggunakan stopwatch. Untuk mengukur kelincahan diukur dengan tes lari bolak-balik dengan cara sebagai berikut :

1.    Prosedur Pelaksanaan

a)                        a)  Pada aba – aba “ bersedia” setiap teste berdiri di belakang garis lintasan.

            b) Pada aba-aba “siap” testee dengan start berdiri dan siap lari.

          c) Dengan aba-aba “ya” testee segera lari menuju garis kedua dan setelah melewati kedua 

             garis kedua segera berbalik menuju garis start.

                d) Lari dari garis start atau garis pertama menuju ke garis kedua dan kembali ke           

                    garis start di hitung 1 kali.

e)            e) Pelaksanaan lari dilakukan sampai ke empat kalinya bolak – balik sehingga menempuh 

                   jarak 40 meter.

f)           f) Setelah melewati garis finish digaris ke dua, stopwatch dihentikan.

g)          g)  Catatan waktu untuk menentukan norma kelincahan dihitung sampai persepuluh detik 

                    (0,1detik) atau perseratus detik (0,01 detik)

 

2.       Alat yang Digunakan

         a)        Stopwacth sesuai kebutuhannya

        b)       Lintasan lari datar panjang minimal 10 meter.

 

3. Gambar Lintasan dan Pelaksanaan Tes Bolak-Balik 

    (Shuttle Run)

 

4.       Tabel Pengukuran Tes Bolak-balik (Shuttle Run)


     5.       Video Tutorial Pelaksanaan Tes Bolak-balik

                KLIK disini


B.      Petunjuk Pengumpulan Hasil

 

1.    Silahkan rekam  pelaksanaan test pengukuran tersebut dan  uploud  kedalam chanel you tube masing-masing,   kemudian salin atau copy link you tube tersebut untuk dimasukan dalam google form pengumpulan tugas.

 

2.    Silahkan masukan hasil pengukuran  pada isian dan pilihan yang tersedia

a.    Hasil test      : ……..        detik

b.    Kategori     : Sangat baik/ baik / cukup/ kurang / kurang sekali

                     (silahkan Lingkari sesuai hasil tes pengukuran yang kalian praktikkan)

 

3. Pengumpulan hasil  :  Silahkan masukan hasil test pengukuran dan link you tube pelaksanaan tes dikirim melului link google form dibawah ini  :

Ket : masing-masing guru membuat link pengumpulan hasil sendiri–sendiri

Contoh : 

Klik disini untuk mengumpulkan hasil tes 


          Terimakasih, selamat mempraktikan, jaga kesehatan, Wassalamualaikum, Wr,Wb

 


Kamis, 08 Oktober 2020

PTS Gasal TP. 2020/2021 PJOK KELAS 7

Rabu, 29 Juli 2020

Secercah Harapan Olahraga Panahan Kabupaten Kebumen


Secercah Harapan Olahraga Panahan  Kabupaten Kebumen 


      Menurut Undang-undang Nomer 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional Bab VI pasal 17, Ruang lingkup olahraga meliputi  olahraga pendidikan, olahraga rekreasi dan olahraga prestasi. Dimana olahraga pendidikan dilaksanakan baik pada jalur pendidikan formal maupun nonformal melalui kegiatan intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler dan dilaksanakan oleh semua jenjang pendidikan. Olahraga rekreasi atau disebut dengan olahraga masyarakat dilakukan sebagai bagian proses pemulihan kembali kesehatan dan kebugaran masyarakat melalui wadah Forum Olah Raga Masyarakat Indonesia (FORMI) dari tingkat pusat sampai daerah bertujuan meningkatkan  kebugaran jasmani, dan kegembiraan, membangun hubungan sosial dan/atau melestarikan dan meningkatkan kekayaan budaya daerah dan nasional. Yang ketiga adalah olahraga prestasi, yang bertujuan sebagai upaya meningkatkan kemampuan dan potensi olahragawan dalam rangka meningkatkan harkat dan martabat bangsa. Proses pembinaannya tidaklah instan, harus terencana, berjenjang, dan berkelanjutan dengan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi keolahragaan. Sistem pemanduan dan pengembangan bakat, sistem informasi keolahragaan serta uji coba kemampuan prestasi olahragawan pada tingkat yang berjenjang untuk mendukung prestasi emas yang diharapkan.
    Akan tetapi sementara ini dari hasil perolehan medali dalam dalam multy event Pekan Olahraga Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018, perjuangan kontingen kabupaten Kebumen baru sanggup mengantongi 1 emas, 14 Perak dan 20 perunggu yang artinya berada diurutan 34 dari 35 Kabupaten atau Kota se-jawa Tengah. Hal tersebut ternyata masih sejalan dengan data dari Biro Pusat statistik Tahun 2019 dalam news.detik.com yang menyatakan bahwa Kabupaten Kebumen masih menjadi daerah termiskin di Jawa Tengah. Karena tidak dapat dipungkiri bahwa kemiskinan di Kabupaten Kebumen membawa dampak yang sangat besar terhadap setiap sendi kehidupan, termasuk diantaranya adalah pengaruh terhadap rendahnya kualitas sumber daya manusia hingga kualitas pembinaan olahraga prestasi Kabupaten Kebumen. Bagaimana masyarakat memikirkan, mengikutkan anak-anaknya dan peduli terhadap olahraga prestasi, kalau untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka kesulitan.


          Sedikit berbeda dengan olahraga panahan, karena pada kenyataannya olahraga panahan Kabupaten Kebumen saat ini mengalami peningkatan yang sangat menggembirakan dalam segi kuantitas, mulai terbentuknya klub-klub olahraga panahan baru, peningkatan jumlah atlet,  menandakan bahwa masyarakat Kabupaten Kebumen sebenarnya masih bisa bangkit dan peduli. Antusiasme dan peran orang tua atlet dalam olahraga ini juga sangat besar, karena olahraga ini membutuhkan peralatan dan keamanan yang tidak mudah dan tidak murah. Kewajiban satu atlet satu peralatan mengharuskan orang tua harus merogoh kocek minimal 4 juta rupiah untuk sebuah perangkat peralatan panahan standar nasional. Belum lagi untuk nomor lomba jenis recurve dan compound yang harganya sekitar dari 20 juta sampai 50 juta yang saat ini baru dimiliki dua atlet saja di Kabupaten Kebumen. Ditambah keikutsertaan dalam event-event olahraga panahan yang kita tahu tidak semurah cabang-cabang yang lain. Lahirnya para barebower-barebower baru (istilah untuk pemanah nomor barebow) juga menambah antusias dan mengeliatnya kegiatan olahraga masyarakat di Kabupaten Kebumen, akan tetapi semua itu belum diimbangi dengan peningkatan dalam segi kualitas (prestasi) panahan minimal tingkat provinsi.
          Berkaca pada event terakhir sebelum pandemi akhir tahun 2019, kontingen yunior putra standar nasional bow baru masuk empat besar terbaik se-provinsi Jawa Tengah dengan para atlet Jundi Pandia R, Bayu Suroyo, Fadel Fikri Mubarok dan Lukman Abid Adiyatma. Ternyata setelah dievaluasi kurangnya jumlah jam latihan perminggunya, jumlah jam terbang dan dukungan pemerintah dalam penyediaan sarana olahraga khusus panahan adalah faktor yang perlu dibenahi dengan serius, karena kebutuhan dasar sarana yang aman dan legal adalah hal mendesak untuk segera dipenuhi. Sangat sulit bagi seorang atlet bisa bersaing pada nomor-nomor lomba 50, 70 dan 90 M resmi kalau ketersediaan sarana atau tempat latihan yang aman tidak ada. Ketika kita berkaca pembinaan olahraga panahan di Kota Surakarta dan Klaten, kita akan paham bahwa sarana dan intensitas latihan merupakan hal yang mutlak untuk harga sebuah prestasi minimal tingkat provinsi. Disamping sumber daya manusia dan kualitas pelatih yang mempuni dalam ilmu pelatihan, program latihan, manajemen atlet dan sains olahraga.
       Dimasa Pandemi pandemi Covid 19, olahraga panahan merupakan salah satu olahraga yang aman dilakukan, disamping tidak terdapat kontak fisik, tidak adanya pinjam meminjam atau bergantian peralatan sehingga sangat memungkinkan untuk olahraga ini tetap eksis dengan tetap dengan menjaga jarak dan memakai masker. Karena sesungguhnya dalam olahraga panahan perang melawan diri sendiri untuk terus fokus berlatih dengan konsistensi gerakan teknik, fisik serta sarana dan prasarana yang mendukung.
      Semoga dukungan yang tidak terhingga dari orang tua atlet, pelatih dan pengurus akan terus eksis. Terutama dukungan pemerintah pada penyediaan tempat latihan yang aman dan memenuhi kebutuhan pembinaan setiap nomor jarak lomba. Karena sekali lagi, tanpa campur tangan pemerintah untuk menyediakan sarana atau tempat latihan adalah hal yang sangat sulit untuk diwujudkan. Semoga ini menjadi bahan pertimbangan yang perlu segera direalisasikan demi terwujudnya prestasi olahraga panahan Kabupaten Kebumen minimal ditingkat provinsi yang kami rindukan.
             
 Oleh : Tri Palupi, S.Pd
Email : palupi3@gmai.com







Selasa, 28 Juli 2020

Kutunggu Dipantai Menganti


Kutunggu Dipantai Menganti



Bersumber dari sebuah mitos kisah cinta seorang panglima kerajaan yang menunggu kekasihnya datang, dari sanalah kata menanti atau menganti berasal. Berlokasi di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Sekitar 19 KM dari Kecamatan Gombong dan 39 KM dari Kota Kebumen, Pantai Menganti berada diantara Pantai Karang Bolong dan Pantai Ayah yang lebih dahulu terkenal. Bagi yang memilih jalur dari arah timur jalan sempit berlika-liku, naik dan turun adalah keseruan pertama yang akan kita temui saat kita melewati Desa Karangbolong, Desa Pasir sampai dengan tujuan. Dari arah barat kita bisa memilih jalur yang lebih landai melewati pantai Ayah, jalur ini juga  sangat cocok bagi para pengunjung yang baru saja berwisata ke Goa Jatijjar karena searah dan tidak terlalu jauh. 

Pantai Menganti merupakan salah satu pantai dengan panorama luar biasa karena perbukitan dan tebing-tebing karstnya yang sangat eksotis. Merupakan salah satu pantai yang  mempunyai pasir berwarna putih, kita juga bisa melihat hamparan prau-prau kecil dan aktivitas keseharian nelayan berjuang melaut dan bersandar untuk menjual hasil tangkapannya. Aroma ikan dan hembusan angin  laut pantainya inipun seperti masih kuingat walaupun sudah beberapa tahun aku tak kesana. 

Jembatan merah, lembah menguneng, bukit sigatel, tanjung karang bata adalah spot istimewa yang tidak akan cukup kita nikmati dalam waktu sebentar. Kita perlu menyiapkan tubuh kita karena kita memerlukan energi yang tidak sedikit untuk kita bisa menikmati keindahan dan keunikan yang sangat disayangkan kalau kita tidak mengabdikan dalam bidikan lensa camera kita. 
Bersumber dari pernyataan Rizal salah satu anak pantai Menganti, Dengan bimbingan mereka pengunjung juga bisa belajar berselancar dipantai. 

Kita juga bisa menikmati saat-saat terbitnya dan tenggelamnya matahari baik dari puncak mercusuar yang ada disana, pantai dan spot-spot lain yang sangat memanjakan mata kita. 

Pengelola juga telah menyediakan penginapan dan area perkemahan yang telah difasilitasi tempat ibadah dan MCK. Kita juga tidak perlu khawatir kelaparan karena warung-warung telah banyak menjajakan barang dagangannya mulai dari kuliner laut, makanan ringan maupun oleh-oleh souvenir ciri khas pantai Menganti. 

Tenang, untuk semua keindahan itu kita hanya perlu merogoh kocek Rp 12.500,- perorang, sudah termasuk biaya parkir dan mobil shutte pengantar dari pos tiket masuk sampai parkiran pantai. Tetapi dengan tetap menjaga kebersihan, ketertiban, kesopanan dan keamanan agar kita bisa menikmati keindahan tanpa takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.


Gambar spot-spot Pantai Menganti